Monday, March 24, 2014

Etika Mengirimkan E-mail

Bentuk komunikasi lewat e-mail berbeda dengan bentuk komunikasi biasa yang kita kenal selama ini. Komunikasi biasanya mempunyai etika sendiri, demikian pula berkomunikasi dengan e-mail. Beberapa etika mengirim e-mail yang perlu kita terapkan adalahg sebagai berikut.


              1.     Salam Pembuka
Ada baiknya e-mail yang dikirimkan disertai dengan salam pembuka. Salam pembuka dapat berupa formal ataupun tiodak formal, tergantung penerima e-mail. Salam pembuka kepada teman, guru, orang yang pantas dihormati tentu saja berbeda.
             2.     Langsung ke pokok permasalahan
Membaca e-mail yang terlalu panjang dapat membosankan. Karena itu, usahakan agar e-mail yang kita tulis tepat pada sasaran dan tidak bertele-tele, sehingga tidak terlalu panjang.
             3.     Selalu gunakan subjek atau judul yang sesuai
Subjek atau judul yang sesuai akan memudahkan penerima e-mail menangkap informasi yang ingin kita sampaikan karena judul e-mail akan langsung membuka pikirann penerima akan topic yang kita bahas.
            4.     Hormati privasi orang lain
Hormati juga alamat  e-mail mereka. Bila kita sedang mengirimkan e-mail ke sejumlah orang yang mungkin satu sama lain tidak saling kenal, gunakan “BCC” atau “Blind Carbon Copy” agar alamat-alamat email mereka tidak saling diketahui. Sebagian orang tidak suka kalau alamat e-mailnya kita berikan kepada orang lain sekalipun tidak sengaja.
            5.     Gunakan huruf besar seperlunya
Dalam menulis e-mail, kita tidak boleh menggunakan huruf besar semua. Menulis dengan mengaktifkan huruf besar (tombol Caps Lock) dapat diartikan sebagai pertanda kemarahan atau kita sedang berteriak-teriak. Karena itu gunakan huruf besar seperlunya.
            6.     Hati-hati bila menggunakan singkatan dan ikon emosi
Kita perlu berhati-hati menggunakan singkatan-singkatan dan ikon emosi (emoticon). Belum tetu penerima e-mail mengerti apa yang kita maksudkan. Terlebih jika kita mengirimkan e-mail untuk urusan resmi. Kesalahan pengertian dari penerima e-mail akan merugikan kita sendiri.

No comments:

Post a Comment